Bongkar Pernikahan Irwandi-Steffy, KPK Bacakan 2 BAP Saksi

Teks Alt
Keterangan

Jakarta – KPK membongkar hubungan Gubernur Aceh nonaktif Irwandi Yusuf dengan Fenny Steffy Burase yang disebut sudah menikah. Kedekatan keduanya diungkap KPK berkaitan dengan berbagai aliran suap untuk Irwandi.

Dalam jawaban KPK yang sudah disampaikan pada persidangan praperadilan Irwandi yang terbuka untuk umum di PN Jaksel, keduanya menikah siri pada 8 Desember 2017 di Jakarta. KPK membeberkan persoalan hubungan Steffy dengan Irwandi untuk mendukung argumen dalam menjawab gugatan praperadilan itu.

Sebelumnya dalam permohonannya, Irwandi mengaku baru mengenal Steffy saat berkunjung ke Moskow Festival di Rusia pada Juli 2017. Saat itu Irwandi meminta Steffy mempromosikan Aceh yang dibalas Steffy dengan usulan kegiatan Aceh Marathon.

Dalam prosesnya, Steffy disebut menghubungi seorang pengusaha Aceh bernama Syaiful Bahri untuk meminta uang sebesar Rp 39 juta. Irwandi mengaku tidak tahu sama sekali tentang hal itu.

Namun dalam jawaban KPK, Irwandi dan Steffy sebenarnya sudah saling kenal, bahkan sudah menikah. Menurut KPK, argumen yang disampaikan Irwandi dalam permohonan praperadilan itu agar Irwandi terhindar dari tuntutan hukum.

KPK mencantumkan pula keterangan 2 orang saksi yang diinisialkan F dan J. Keduanya mengaku hadir saat Irwandi dan Steffy menikah.

“Bahwa saksi (J) mengetahui hal tersebut karena saksi menghadiri acara akad nikah dan syukuran nikah mereka di salah satu apartemen di daerah Kebon Kacang di Jakarta,” demikian seperti dikutip dari Jawaban KPK.

“Bahwa saksi tidak mengetahui siapa pihak penghulu yang menikahkan mereka. Namun akad nikah tersebut disaksikan dan dihadiri oleh kerabat dari kedua belah pihak yaitu pihak Irwandi Yusuf dihadiri oleh saksi dan saudara Syaiful Bahri dan pihak Fenny Steffy Burase dihadiri oleh kedua orang tua, saudara kandung, dan beberapa teman Fenny Steffy Burase,” sambungnya.

Selain itu, KPK juga membeberkan isi pesan singkat yang dikirimkan Steffy ke istri Irwandi, Darwati A Gani. Dalam pesan singkat melalui aplikasi WhatsApp (WA) itu, Steffy menanyakan izin Darwati pada Irwandi soal menikah lagi.

Namun belakangan Irwandi membantah pernah menikah dengan Steffy. Segendang sepenarian, Steffy pun membantah, tetapi mengamini kedekatannya dengan Irwandi.

(dhn/fjp)

Tambang Emas Banyuwangi Beri Bantuan Korban Bencana Sigi Sulteng

Banyuwangi – Bantuan untuk korban bencana alam di Sigi, Sulawesi Tengah mengalir. Salah satu bantuan logistik diberikan perusahaan tambang emas Banyuwangi.

Melalui tim ERT (emergency response team)-nya, operator tambang emas di Gunung Tumpangpitu, Kecamatan Pesanggaran, PT Bumi Suksesindo (BSI) menyerahkan bantuan logistik kepada korban gempa di Lolu dan Jonoge, kecamatan Biromaru, Kabupaten Sigi.

Bantuan logistik diberikan kepada warga yang tinggal di tempat pengungsian, Rabu (17/10/2018). Sebagian besar dari mereka berasal dari daerah sekitar wilayah operasional PT BSI di Banyuwangi, Jawa Timur seperti Pesanggaran dan Siliragung.

Saat ini mereka terpaksa tinggal di pengungsian karena tempat tinggalnya telah hancur akibat gempa dan likuifaksi beberapa waktu lalu.

Salah satu tokoh di pengungsian, Paimun tidak memungkiri jika warga membutuhkan banyak bantuan. Terutama bahan makanan.

“Kerusakan di wilayah kami sangat parah. Tidak hanya bangunan, tanah juga rusak terbelah,” kata lelaki asal Curahjati, Purwoharjo, Banyuwangi ini lirih.

Sementara itu, Direktur PT BSI, Boyke Abidin menyatakan pihaknya merasa senang dapat bergabung dalam tim relawan untuk Palu. Dia juga berharap apa yang dilakukan timnya di lapangan dapat meringankan beban para korban.

“Semoga bantuan kami yang tidak seberapa ini dapat meringankan beban para korban bencana,” harap Boyke.

Tim ERT PT BSI sendiri telah berada di Palu sejak 4 Oktober lalu. Mereka bergabung dengan tim di bawah koordinasi ESDM melakukan penyisiran dan evakuasi korban di beberapa lokasi terdampak gempa.

Keterlibatan PT BSI dalam kegiatan relawan bencana nasional bukan kali ini saja. Sebelumnya, tim PT BSI juga mengirimkan relawan ke Aceh dan Lombok.
(bdh/bdh)

Akhirnya Pembakar Hutan Cabut Gugatan Rp 510 M ke Profesor IPB!

Cibinong – Sidang perdana gugatan PT Jatim Jaya Perkasa (JJP) terhadap Guru Besar IPB, Profesor Dr Bambang Hero Saharjo digelar di PN Cibinong. Tiba-tiba saja, PT JJP mencabut gugatan Rp 510 miliar itu.

Sidang dijadwalkan mulai pukul 10.00 WIB, tapi baru bisa dilaksanakan pukul 13.45 WIB. Dalam sidang tersebut, Bambang Hero tidak hadir dan tidak diwakili oleh kuasa hukumnya.

Sementara pihak penggugat yakni PT JJP diwakili oleh kuasa hukumnya, Didik Hersono yang diberi kuasa oleh Halim Ghazali sebagai pihak dari PT JJP.

Sebelum sidang dimulai, majelis hakim sempat mempersoalkan keabsahan Halim Ghazali sebagai pemberi kuasa dari pihak PT JJP. Majelis hakim juga meminta Didik sebagai penerima kuasa untuk melengkapi berkas administrasi berupa akta notaris dan AD/ART PT JJP.

Setelah sidang dimulai, kuasa hukum PT. JJP langsung menyerahkan surat permohonan pencabutan gugatan kepada majelis hakim. Namun majelis hakim menyebut masih akan mempertimbangkannya dan menunggu pihak penggugat melengkapi berkas administrasi PT. JJP.

“Terkait permohonan penggugat untuk mencabut gugatannya, akan dipertimbangkan kembali apakah dikabulkan atau tidak,” kata ketua majelis hakim, Ben Ronald Situmorang menanggapi permohonan pencabutan gugatan PT JJP.

“Kami sudah bermusyawarah, pada sidang ini kami meminta Anda melengkapi akte notarias atau AD/ART yang dapat mejelaskan bahwa Halim Ghazali itu merupakan pihak yang berhak memberi kuasa atas PT JJP,” kata Ben kepada penggugat.

Sidang akan dilanjutkan kembali pada Rabu (24/10/2018) pekan depan. Majelis hakim akan memberikan jawaban dari permohonan pencabutan gugatan PT JJP jika berkas administrasi yang diminta telah dilengkapi.

Sebagaimana diketahui, PT JJP dihukum Rp 500 miliar karena membakar hutan di Riau. Bambang Hero jadi saksi ahli di kasus itu.
(asp/asp)

Kondisi Bocah Pengungsi Palu yang Dicabuli ABG Membaik

Bocah perempuan usia 7 tahun yang juga pengungsi gempa Palu, dicabuli ABG laki-laki 14 tahun di Makassar. Bocah tersebut kondisinya kini sudah membaik dan ditempatkan di safe house.

Dari pantauan detikcom, korban masih ditangani orang tuanya dan tim psikolog Pusat Pelayanan Terpadu Perlindungan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Makassar di dalam sebuah ruangan. Korban kemudian dibawa ke rumah aman (safe house) untuk proses pendampingan.

“Sudah harus direkafri, perbaikan mental dan kondisinya baik sudah mulai baik. Traumanya justru sama gempa dia menangis kalau dia mau pulang ke Palu,” kata Ketua P2TP2A Makassar, Tenri A Palallo, di Jalan Angrek, Rabu (17/10/2018).

Baca juga: Cabuli Bocah Pengungsi Palu, ABG di Makassar Dibekuk Polisi

Tenri menyebut pelaku tega mencabuli korban hanya karena pengaruh lem. Ia pun masih melakukan koordinasi kepada pihak PPA Polrestabes Makassar lantaran pelaku tak lain merupakan anak dibawa umur.

“Yang pasti unit PPA Polres, pencabulan sudah jelas, Visum jelas ada robek dan lain-lain. Kita mau memberi kehidupan yang baik kepada anak. Nanti kita liat anaknya mungkin karena anak ini dalam pengaruh lem sejauh itu menurut hasil diskusi,” jelasnya.

Kini korban dibawa ke rumah aman untuk mengembalikan kondisinya. Sementara pelaku masih menjalani pemeriksaan di Kantor PPA Polrestabes Makassar.
(rvk/rvk)